Sabtu, 29 Juli 2017

Bab 26 Argento Vampear

Terima Kasih sudah datang...


Tl : Zimsakuzai
Source : Estelion Secret Imouto / Imouto Site

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
<< | Index | >>
*******************************************



26 – Aku Akan Pergi, Tuk Berbincang Sekalipun Aku Mengantuk



“……Hmm” (Arge)
 
Sepertinya aku jatuh tertidur.

Aku bangun dari tidurku karna kucium aroma akan darah.

Berbagai aroma yang buruk bersatu. Jelas ada aroma binatang dan darah, namun disertai aroma besi manis yang membuat taringku tergelitik.
 
Bisa berasal dari beberapa hewan, manusia barangkali, dan juga iblis.
 
“Bau ini, ini ‘darah tua’ kan?” (Arge)
 
Aroma darah yang melayang di udara tidak segar namun tetap saja baru.
 
Setelah tersebar dan ditinggalkan, sesudah itu darah akan menjadi tua. Seperti itulah baunya.
 
Tentu saja, bukan aroma seperti darah yang telah lama ditinggalkan... Aku lihai dengan insting vampir mengenai “darah tua” ini. Tak ada bukti, namun begitulah kurasakan.
 
“Bangunlah, Argento” (Neguseo)
 
“Oh, Neguseo-san” (Arge)
 
“…” (Neguseo)
 
“Apa yang terjadi, Neguseo-san, kau membuat wajah aneh. Apa ada masalah denganmu? Neguseo-san? Hey. Neguseo-san. Ne~ gu~ se~ o~-san.” (Neguseo)

 “Ya, tak apa, tak ada masalah.”
 
Menyenangkan menggoda Neguseo-san dan melihat wajah kesulitan setiap kali kupanggl namanya, namun ku berhenti karena dari bau darahnya, dia gelisah.


Aku membangunkan badanku dari kasur rumput dan menggunakan tanganku untuk mengusap kotoran dan daun dari pakaianku.
 
Dari kecerendungan cahaya, sekarang sudah sore.
 
Ketika berkonsentrasi pada aroma, aku bisa dengan jelas menuju arah aroma itu berasal.
 
“Bukankah ini bau manusia?”
 
Bukan hanya aroma dari “darah tua”. Juga bau beberapa manusia tercampur.
 
Manusia dan “darah tua” plus cerita dari Oswald-kun, ketika kucampurkan mereka semua, hanya ada satu yang terfikir.
 
“Ke~te~~mu!” (Orang berteriak dan MC mendengarnya)
 
“ ―― Bumo~o~o~o~o~o~o~o! ! ! !” (Oswald)
 
“Kya ~tsu”
 
Sebelum aku mendengar kalimat itu sampai selesai. Raungan seperti sirene membahana di tengah hutan.
 
Aku terkejut dan menutup telingaku, namun ini mungkin suara Oswald-kun.
 
“Sang penjaga hutan sedang betarung”
 
“Tidak, kau salah”
 
“Mu.... apa maksudmu?”
 
Aroma yang berkelanjutan sampai ke hidung tambah gelap dan kokoh.
 
Perasaan akan darah baru, begitu kuat menutupi bau darah tua.

Namun, pentingnya bau darah batu ini berasal dari iblis, lebih akurat, bau dari sapi.
 
“Dia sedang terdorong balik.”
 
Jika Oswald-kun mendominasi, darah baru akan berasa seperti besi, bau dari darah manusia.
 
Bukan aroma favoritku namun itulah yang paling membangkitkan insting vampirku.
 
Sekarang, aku hanya bisa mengetahui bau manusia namun aku bisa membaui monster dan bau darah mereka juga. Ini hanya berarti monster-monster mendapat luka.
 
“Neguseo-san, aku akan sedikit maju, jadi tolong ikuti aku dengan pelan.” (Arge)
 
“Apa yang ingin kau lakukan?” (Neguseo)
 
“Beberapa hari lalu, aku berpisah dengan orang yang kuberhutang padanya tanpa mengucapan selamat tinggal...  Aku tak ingin itu terjadi dua kali.” (Arge)
 
Terbayang di fikiranku gadis berdada besar dengan mata berbeda, Felnote-san.
 
Dia orang yang serius dan dia mungkin marah padaku karna tak berkata apapun sebelum pergi. Suatu hari nanti aku akan meminta ma’af ketika kami bertemu lagi.(TnE: Ya, dia sungguh, sungguh marah lho, dia telah menghabiskan seluruh skema di karakter info untuk bersumpah dia akan mengejarmu dan komplain sampai mati)
 

... Sekarang, ayo bereskan masalah dihadapanku (masalahnya Oswald).
 
Akan buruk bila Oswald-kun terbunuh. Aku belum bilang selamat tinggal atau berterima kasih padanya.
 
Pentingnya lagi, Secara harfiah membuatku sedih sampai membuatku tak bisa tidur siang dengan nyaman.
 
Selagi berfikir begitu, aku telah meninggalkan Neguseo-san dan berlari.
 
Dari belakang, kudengar suara terkejutnya lagi, namun aku tak punya waktu untuk menjelaskan sekarang jadi aku meninggalkannya sendiri.
 
Bau darah menjadi lebih kuat lagi. Aku harus sampai walau terburu buru..


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
<< | Index | >>
*******************************************
  takkan ku tambahkan link chapter berikut atau yang lama lewat index atau cari manual ajah ya...