Minggu, 23 Juli 2017

Bab 23 Arge

Terima Kasih sudah datang...
Tl : Zimsakuzai
Source : Imouto site
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
 -------------------------------------------------------


23 - Tipe Kelemahan


Kesimpulannya,pertarungan berakhir dalam 10 detik. Pertama, aku menghindar kapak yang diayunkan si Minotaur, lalu berlari mengelilingi menuju punggungnya. Meninggalkannya menerbangkan tanah karna serangan dia.

“Tidak, terlalu cepat!” (???)
 
“Blood-Arms > ‘Rantai’.” (Arge)

Sekalipun aku memukul atau menendang, takkan menimbulkan banyak efek pada otot-otot itu, dia juga akan menahan sihir angin. Solusinya, aku menggunakan darahku sebagai senjata.
 
Bagi vampir ini adalah hal yang mudah, hanya perlu menggunakan taringmu untuk sedikit melukai jari. Lalu ubah darah yang mengalir itu menjadi rantai yang panjang.
 
Ku ingat salah satu anggota ‘Grup Bandit Terrier’, Chihuahuha Si Rantai dan Sabit. Aku tak punya teknik sepertinya, jadi aku hanya membungkus minotaur dengan rantai yang ku buat.

Membidik lengannya, kaki, dan sisanya. Aku menggunakan kecepatanku, untuk membungkus minotaur, menyandranya.

“Bumo!” (???)
 
“Okay, Rantai-san, tolong mengetat.” (Arge)
 
“Bumoa aa!?” (???)

Senjata yang kubuat dengan Skill Blood-Arms bisa berpindah tanpa menyentuhnya dalam tingkat yang masuk akal. Menyiapkan Skill Blood Arms membutuhkan waktu, namun skill itu kuat. Aku selesai membungkus daging sapi ini dalam sekejap. Tidak, bukan telah digiling menjadi daging, dagingnya dibungkus berdiri, jadi sedikit berbeda?

Demikian, pertarungannya selesai tanpa masalah apapun.

“Ku-tsu... manusia! Kamu berencara memburu hutan kami!” (???)

Mata sapi menatap, selagi dia terbungkus dalam rantaiku. Sekalipun rantaiku mengikatnya dengan ketat, dia tak terluka. Ya, dia benar-benar salah paham tentangku.

.... Dia sungguh sapi yang bermasalah. Yah, dia hanya sapi, -heh...

Karena dia salahpaham padaku, walau menyusahkan. Ku arahkan dia ke jalur yang benar...

 “Yah, pertama-tama, aku bukan manusia. Aku Vampir, Lihatlah, lihat dan perhatikan taring dan telingaku?” (Arge)
 
“Nu,,,, Namun ini masih pagi...” (???)
 
“Sekalipun itu pagi atau siang. Aku sehat walafiat karena ketahanan sinar matahariku. Dan lagi, aku hanya tidur siang disini dan tak berikir aku ingin hutan ini.” (Arge)
 
“...Sungguh? kamu bukan pemburu gelap?” (???)
 
“Aku tak bermasalah akan uang, aku tak perlu berburu.” (Arge)

Sebagai bukti, aku mengeluarkan sedikit uang yang aku terima di Alrescha

“…”(???)
 
“…” (Arge)
 
“...tentang itu” (???)
 
“Ya?” (Arge)
 
“Aku mohon ampun....” (???)
 
“.... nadamu berubah?” (Arge)
 
“Yah, Ma’af, aku penyakitan sama pemburu gelap, ma’af... aku ingin kamu mema’afkanku...” (???)

Atmosfirnya tiba-tiba berubah dan dia meminta ma’af. Suaranya sungguh pelan, lalu berubah dari suara rendah yang mengancam, menjadi suara tinggi anak laki-laki.
 
Sejujurnya, sungguh tak cocok denganmu, namun itu suara yang imut. Jadi, dia pikir aku ini pemburu gelap, seorang monster, atau iblis, Kupikir perdamaian hutan ini dilindungi.... olehnya.

Terdengar seperti posisi yang sulit. Aku tak butuh.

Karena kesalahpahaman telah terselesaikan, untuk sekarang, aku mengembalikan uangku dan melepaskan Blood-Arms; Rantai menjadi asap merah dan menghilang.
 
Darah yang berubah menjadi senjata takkan kembali. Jika kamu melepaskannya, lalu kamu kehilangannya,

 “Jariku.... masih sedikit sakit....uhh.... Aku vampir, Argento Vampear... Arge tak apa.” (Arge)
 
“Minotaur Oswald, penjaga hutan ini.” (Oswald)
 
“Quintaros?” (Arge)
 
“Itu Minotaur! Nee-san, senang bertemu denganmu!” (Oswald)
 
“Tidak, nee-san itu sedikit...” (Arge)
 
“Yah lalu, bagaimana dengan Arge nee-san?” (Oswald)
 
“Ah... terserah sajalah...” (Arge)

Kuputuskan membiarkannya memanggilku seenaknya, karena menolak akan menyusahkan. Sejak aku aslinya laki-laki, dipanggil begitu agak sedikit tidak enak, namun karena fisikku gadis sekarang, dia tak salah. Berikutnya, Aku amati lagi Oswald-kun yang telah lepas dari Skill rantaiku. Dia sungguh besar; Dia hitam plus sangat busuk.

 “Tunggu sebentar” (Arge)
 
“Ya?” (Oswald)
 
“Jadilah murni.”  (Arge)

Jujur, baunya sangat buruk jadi menyakitkan hanya berjalan dekat dengannya, jadi aku membersihkan tubuhnya. Sihir penyembuhan untuk melepaskan kotoran bekerja melepaskan tanah dan keringat dari tubuhnya dengan segera. Bau Kotoran terbungkus dengan angin menyegarkan dari hutan dan menghilang bersama dengan kotoran. Dia masih berbau seperti sapi namun dia sudah bersih, jadi hanya bau busuk tubuhnya. Kuputuskan menahannya.

“Kamu harusnya lebih merawat dirimu.” (Arge)

Kupikir tak sopan memaksa subjek, namun aku harus melakukan sesuatu. Aku tak mengharapkan dia berkilau seperti Samaka-san, namun aku ingin dia sedikit lebih bersih. Karena menyakitkan bahwa dia tak bisa bernafas menggunakan hidungnya. Bau busuk sebelumnya karena dia tak rajin membersihkan dirinya. Tak ada pilihan dengan bau busuk tubuhnya namun dengan ini dia lebih baik. Oswald-kun membuka mulutnya untuk waktu sebentar. Dia terdengar sangat berkesan.

 “Menakjubkan.... Arge Nee-san, siapakah dirimu? Baru saja, kamu menggunakan sihir pembersih level tinggi yang hanya bisa digunakan unicorn’kan?” (Oswald)
 
“Aku hanya Vampir yang lewat.” (Arge)
 
“Aku mencoba menyerang orang sebaik ini, aku....aku.... Arge nee-san! Jika kamu menginginkan apapun biarkan aku tahu!” (Oswald)

Yah lalu, Kufikir “Aku ingin dirawat”, namun Oswald-kun itu Minotaur; dia hanya sapi yang berjalan dengan dua kaki. Tak terlihat dia punya kemampuan ekonomi, atau barang lain, dan dia bertarung dengan pemburu gelap untuk melindungi hutan. Berarti sangat mungkin dia sungguh sibuk dan terkadang mati. Disamping itu, keringat itu dalah titik lemahku, bukan kombo yang bagus. Oswald-kun jika dia menyusutkan tubuhnya, sampai dua meter akan menjadi sedikit imut, namun ku tak ingin dia merawatku.

Ma’af, namun....
.

.
...Secara mental aku laki-laki.

Aku mencoba cari yang normal dulu. Jadi, aku lebih suka gadis. Namun, jika partnernya cukup bagus, aku akan menerimanya sekalipun pihak lain itu laki-laki.

Selain itu, Oswald-kun meminta ma’af, namun apa yang harus kulakukan?

Mungkin lebi baik untuk mendapatkan darah sekarang ini. Dia nampak seperti sapi, tapi darahnya bisa jadi. Aku masih belum merasakan imbas blood sucking, namun tak buruk jua tuk suplai....

Karena, kutak lapar kan darah, paling, ku ingin dia membawaku ke perbatasan, namun karna dia penjaga hutan, dia tak bisa mennggalkan hutan huh....

Pasti akan menyenangkan bila mengendarai pundak berotot itu namun....

...Ah, aku mengerti, Kendaraan.

 “Yah, bisakah kubuat permintaan?” (Arge)

“Ya, apapun!” (Oswald)

“Apakah ada kuda disekitar sini?” (Arge)

Dan..

Karena aku tak ingin berjalan, aku butuh sesuatu tuk dikendarai. Sama seperti ketika ku menumpang kereta milk Zeno-kun. Sekalipun tanpa pelana, ku masih bisa mengendarainya lalu membeli di desa selanjutnya.

Kan ku dapatkan kuda di hutan ini. Seekor kuda kecil yang bisa kutiduri punggungnya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
 -------------------------------------------------------
 ah,,,, semoga aku bisa update terus yaa...