Sabtu, 07 Oktober 2017

Arge Chapter 45

Terima Kasih sudah datang...


Tl : Zimsakuzai
Source : Estelion Secret Imouto / Imouto Site


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
<< | Index | >>
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


45 – Loli Tensi Tinggi

“Aku berhasil!”

“Nya!”

Hal pertama yang kudengar setelah bangun dari mimpiku adalah suara keras yang membuatku berteriak kaget.

Aku mengambil selimut yang tersebar di tanah untuk mengganti matras dan menutup diriku. Melihat pada arah sumber suara, Kuzuha-chan memegang sesuatu yang membuat mood-nya bagus.

... Pakaianku?

Kemarin setelah pengukuranku berakhir, Kuzuha-chan langsung mulai membuat pakaian. Dan ia tak sendiri, dia menggunakan kemampuan Beast Division tuk menambah jumlahnya menjadi tiga orang, jadi aku memutuskan untuk tidur siang dan menunggu.

Menatap langit, warna merah jambu masih ada. Ini bahkan belum fajar.

Mungkin dia membuat pakaian semalaman.

Aku menelimuti tubuhku dengan selimut, dan aku dipanggil Kuzuha-chan

“Apakah kau membuatnya semalaman?”

“Aku meninggalkannya pada alter ego setelah setengah jalan dan aku tidur dengan teratur.” (Imouto-chan : Good girl, loli must eat and sleep properly) (Kuzai : Setuju Imouto-chan...)

Benar, dia bisa melakukannya. Nyaman bener. 

Aku harusnya menjadi Ras beat tipe serigala. Kenapa kau tak memberi tahu tentang ini, Loli-baba? Loli-baba sungguh ga guna. (Ya, kau HANYA bisa memerintahkan sesuatu dengan Blood Arm dan Bloof Contract, jika kau ingin, pada saat yang sama kau bisa memerintahkan lebih dari 9000 benda dan makhluk, :v Lebih buruk dari 8 kembaran dirimu dan mereka juga semalas kamu ^_^ benar’kan?)

“Arge-san, ada yang salah?”

“Oh, tidak, tak ada apa-apa. Selamat pagi, Kuzuha-chan.” 

“Ya, Selamat pagi.”

Kuzuha-chan mendekatiku dengan ekspresi gembira. Kelihatannya alter ego telah menghilang dan ketiga ekornya bergerak dengan bahagianya. Aku tak tahu tentang detail pakaian karna ia masih memegangnya, namun warnanya kelihatannya ada dua, hitam dan putih.

“Kemari Arge-san, aku akan mendandanimu, tolong kemarilah!”

‘Tidak, aku bisa memakainya sendiri.”

“Aku membuatnya, biarkan aku memakaikannya dengan benar dan mengecek apakah ini bagus atau tidak.”

“Haaa, jika itulah yang kau inginkan.”

Bila gadis yang membuatnya berkata begitu, entah bagaimana kelihatan menghawatirkan. Namun aku dengan patuh mendengarkannya. 

Ketika aku melepaskan selimutku didepan Kuzuha-chan, dia mulai memakaikannya padaku. Dia menaikkan tanganku dan mulai mendandaniku. Kufikir aku seperti manequin atau sesuatu, jadi aku menutup mataku karna itu menyusahkan.

“Setelahnya pakai ini di kepalamu .... dan .... selesai!”

“…hm.”

Karna sudah berakhir, aku menatap tubuhku dari kepala sampai kaki.

Pakaian rok dan berlengan panjang hitam,. Ditutup dengan apron berembel-embel. Menyentuh jepitan rambut yang dipakaikan di kepalaku, ini juga berembel-embel. Dekorasi yang lembut dan apron, namun ini aneh dan terasa cocok dengan gaun hitam. Aku terkesan karna melihat pada cermin tangan besar yang disuguhkan Kuzuha-chan.
Seorang Gadis di cermin, gadis berambut perak memakai dikepalanya adalah hiasan yang disebut  White Brim.

Walaupun ini bukan cermin yang bisa melihat seluruh gambar, ini adalah pakaian yang bisa kau mengerti hanya dengan melihat sampai pundak.

“Pakaian Maid?”

“Kau tahu?”

“Yah, haha..”

Beberapa ‘pengurus’ yang ada di Kediaman Kuon, mereka memakai pakaian ini. Bisa dikatakan sebagai seragam ketika memasak, ini seragam kerja staf kerja wanita selain pengiring. Tentu saja, detailnya berbeda, namun ini secara kasar sama. Untukku, bisa dikatakan akrab. Entah bagaimana, aku terbiasa dengan pakaian kerja dan kostum jadi atmosfirku tenang.

.... ini mudah digerakkan.

Ketika aku melihatnya di mansion, kelihatannya terasa sesak namun tak terduga cukup nyaman dipakai. Ini mengejutkannya sempurna sebagai kostum pengikut.

“Oh, apakah itu sudah bagus....”

Kuzuha-chan khawatir apakah aku puas dengan hasilnya. Aku bisa mengerti dari ekor dan telinganya. Aku meraba-raba pakaian dan bergerak kesekitar, membiarkan Kuzuha-chan menyaksikannya dari sudut berbeda.

Aku ingin tahu apakah Kuzuha-chan yang membuat Kimono sendiri, namun dia malah bisa membuat kostum yang tak terduga.

“Apakah ada yang tak nyaman? Aku akan menyelesaikannya segera.”

“Baiklah, ini sempurna.”

Mengerutkan dan merentangkan lengan, dll, tiada yang tak nyaman. Namun karna tak terasa renggang, ini diselesaikan dengan tak ada perasaan ketidakpantasan.

Aku terkesan. Bahkan walau dia tiga orang, dia pasti bekerja keras untuk membuat pakaian ini semalaman, terlebih lagi dia membuatnya dengan rajutan tangan dan pengukurannya cocok dengan sempurna.

“Ini cocokdengan rambut perak Arge-san ... Huh, ini mungkin untuk jadi pusat perhatian. Tolong jangan ragu beri tahu aku, aku akan memperbaikinya bila itu rusak.”

“Aku paham. Makasih.”

“Tolong pakailah sekarang, kali berikutnya aku akan membuat pakaian jepang, jadi ayo pakai pakaian serupa dan jalan-jalan bersama!” (Kuzai : ??? Pakaian JEPANG??? INI dunia lain bukan??? Hah????)

... Ah, Kukira aku mengerti sekarang.

Kelihatannya Kuzuha-chan menyukai pakaian seperti ini. Apakah pakaian maid adalah langkah pertama?

Aku tak punya hak menolak karna dialah yang membuatnya.

Aku bersyukur bahwa aku memakai pakaian lagi.

“Nah lalu, apa yang kita punya untuk sarapan ... Uh ... Tak apa dengan daging kering?”

“Tidak, karna aku tak apa tak makan ... ... Ayo berangkat setelah Kuzuha-chan selesai sarapan. Kita masih punya bawaan bukan, biarkan aku membawanya.”

Bawaan Kuzuha-chan cukup banyak.

Dia mencoba membawa sebanyak mungkin. Tak diragukan lagi akan cukup berat.
It is troublesome, the moving speed slows down, bring such a big baggage.

Ini menyusahkan, kecepatan bergerak akan melambat, membawa tas sebesar itu.

Karna Blood bag bisa diisi sampai tak terkira, tak apa meletakkan apa yang bisa kubawa ke Blood Bag.

“Bawaanku cukup berat, aku tak mau membuat Arge-san atau kuda-san membawanya...”

“Tak apa, kecuail daging, semua bisa disimpan dengan kekuatanku.”

“Bersih-bersih....?”

Aku memutuskan untuk menjelaskan kemampuan Blood bag  pada Kuzuha-chan, yang memberikan tatapan heran.

.... Kami masih tak mengenal satu sama lain.

Dia berkata dia adalah teman, namun apa yang sebenarnya kau inginkan dari itu? Bagaimanakah harusnya teman itu?

Aku baru mulai untuk memahaminya dan memahami diriku.

Aku tak bisa paham bagaimana berteman dengan anak seperti ini.

Menyusahkan terus memikirkan yang tak kupahami, jadi kuputuskan tak sadar akan itu.

Sekarang aku hanya perlu membahas apa yang diperlukan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
<< | Index | >>
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||